banner 468x60
BeritaKab. KupangProv Nusa Tenggara Timur

Undana dan BI NTT Perkuat Kolaborasi Pendidikan Kebanksentralan untuk Cetak SDM Unggul

Avatar photo
1630
×

Undana dan BI NTT Perkuat Kolaborasi Pendidikan Kebanksentralan untuk Cetak SDM Unggul

Sebarkan artikel ini

Kupang – Universitas Nusa Cendana (Undana) bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (BI NTT) terus memperkuat sinergi strategis dalam pengembangan sumber daya manusia unggul melalui peluncuran Program Pendidikan Kebanksentralan Tahun 2026.

Program yang resmi dikick off di Aula Rektorat Undana, Kupang, tersebut melibatkan sejumlah perguruan tinggi mitra di NTT dan menjadi bagian dari upaya memperluas literasi ekonomi, keuangan, serta pemahaman generasi muda terhadap peran bank sentral di tengah dinamika ekonomi global.

banner 468x60

Dalam kegiatan tersebut, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memberikan bantuan pendidikan kepada mahasiswa, tetapi juga memperkuat kapasitas akademik, riset, dan pengembangan karakter mahasiswa melalui wadah Generasi Baru Indonesia

Baca Juga :  Ditlantas Polda Sumut Gelar Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke 68 Tahun

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Undana, Dr. Siprianus Suban Garak, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Bank Indonesia yang selama lebih dari satu dekade terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Undana.

Menurutnya, kerja sama tersebut memberikan manfaat besar bagi mahasiswa, baik melalui bantuan pendidikan maupun pelatihan peningkatan kapasitas yang mendukung kesiapan generasi muda menghadapi tantangan ekonomi modern.

Baca Juga :  Penjabat Gubernur NTT Ayodhia Kalake : Persentase penduduk Miskin di NTT Capai 19 Persen

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI NTT, Didiet Aditya Budi Prabowo, menjelaskan bahwa program pendidikan kebanksentralan menjadi langkah strategis untuk membangun generasi muda yang adaptif, berintegritas, dan memiliki pemahaman kuat terkait kebijakan ekonomi nasional.

Ia menekankan pentingnya edukasi mengenai sistem pembayaran digital, perlindungan konsumen, serta kampanye Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah sebagai bagian dari penguatan literasi keuangan mahasiswa.

Selain fokus pada edukasi, kerja sama tersebut juga membuka ruang kolaborasi riset ekonomi dan kebanksentralan antara perguruan tinggi dan Bank Indonesia. Hasil penelitian diharapkan mampu menjadi referensi strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah di Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga :  Kehadiran Babinsa Serka Hason Menjadi Motivasi, Begini Tanggapan Kadus Tubleu

Program Pendidikan Kebanksentralan 2026 juga menyediakan puluhan kuota bantuan pendidikan bagi mahasiswa berprestasi yang memenuhi persyaratan akademik dan administratif. Melalui program ini, BI dan perguruan tinggi berharap dapat melahirkan generasi muda yang unggul secara intelektual, memiliki kepedulian sosial, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah dan nasional.

(Kevin)

banner 468x60
banner 468x60
error: Content is protected !!