banner 468x60

Pemerintah Samosir Buka Pembinaan Pokjanal Posyandu Dalam Rangka Integrasi Layanan Primer

Avatar photo
banner 468x60

Samosir – Pemerintah kabupaten Samosir diwakili Asisten Ekbang Hotraja Sitanggang, ST, MM membuka secara resmi kegiatan Pembinaan Pokjanal Posyandu Dalam Rangka Integrasi Layanan Primer Tingkat Kabupaten Samosir, yang digelar di Aula Hotel Sitiotio, Kecamatan Pangururan, Kamis (26/10/2023)

 

Kegiatan ini dilaksanakan dan difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir.

 

Hadir pada kesempatan tersebut Kadis Kesehatan Provsu yang diwakili Kabid Kesmas Hamid Rizal, M.Kes dan para peserta diantaranya Pokjanal Posyandu Kabupaten, Dinkes, Bappeda Litbang, Dinsos PMD, Dinas P3AP2KB, Disdikpora, Dinas Kominfo, TP. PKK, Camat Pangururan dan Kepala Puskesmas.

Asisten Ekbang Hotraja Sitanggang, ST, MM dalam arahannya mengatakan Pokjanal Posyandu (Kelompok Kerja Operasional Pembinaan Pos Pembinaan dan Pelayanan Terpadu) adalah kelompok kerja yang tugas dan fungsinya mempunyai keterkaitan dalam pembinaan penyelenggaraan/pengelolaan Posyandu. Pokjanal bertugas dalam memberikan bimbingan, pembinaan, fasilitasi, advokasi, pemantauan dan evaluasi yang akan memberikan pengaruh pada keaktifan Posyandu yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Polres Toba Ikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila Di Komplek D.I Panjaitan Kelurahan Napitupulu

“Dalam pertemuan ini, perlu dibahas bagaimana mengintegrasikan program kerja posyandu dengan layanan primer dengan dukungan dari OPD lintas sektoral. Sehingga intinya posyandu itu tidak hanya ada, tetapi menjadi posyandu yang aktif”, katanya.

 

Ia mengatakan, di Kabupaten Samosir selama ini kader-kader posyandu cenderung bekerja sebagai relawan. Maka, perlu juga dilakukan mentransformasi kelembagaan posyandu menjadi sebuah lembaga yang formal yang terintegrasi dari pusat hingga daerah, sehingga bisa memberi perhatian kepada kader-kader. Konsistensi keberlanjutan Posyandu juga harus dipertahankan, jangan sampai hilang ditengah jalan. “Oleh karena itu kami juga meminta dukungan anggaran dari Dinkes Provsu sehingga tercapai posyandu yang aktif di Kabupaten Samosir”, ujar Hotraja.

Baca Juga :  Setelah Gagalkan Peredaran Narkoba 10,2 Ton Jenis Sabu, Polri Akan Tindak Tegas Personil Yang Terlibat

 

Lebih lanjut, Hotraja berharap agar Pokjanal Posyandu merancang program kerja yang matang, optimal dan terintegrasi dengan layanan primer. Sehingga fungsi Posyandu tidak hanya pelayanan kesehatan saja, tetapi juga peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Misalnya, Posyandu harus diintegrasikan dengan program upaya penurunan stunting, ketahanan pangan, peningkatan perekonomian melalui lembaga perkoperasian, dan lain sebagainya.

 

“Maka harapan kami, seluruh peserta agar memberi saran dan masukan, karena pertemuan ini untuk merancang program kerja untuk mengaktifkan posyandu yang terintegrasi, sebagai ujung tombak ditengah-tengah masyarakat”, ujar Hotraja Sitanggang.

Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara diwakili Kabid Kesmas Hamid Rizal, M.Kes, menyampaikan, pembinaan Pokjanal bertujuan mengintegrasikan layanan primer sehingga semua posyandu dapat memberikan layanan siklus hidup. Di era transformasi, jika terdapat beberapa posyandu yang memberikan layanan terpisah dalam satu desa, maka harus digabung untuk memberikan layanan. Oleh karena itu, diharapkan setiap kader memiliki 25 kompetensi yang mendukung kesuksesan program.

Baca Juga :  Semarak Kemerdekaan, Polda DIY Dan Jajaran Melaksanakan Upacara HUT KE-78 Kemerdekaan RI

 

Rizal juga meminta agar Kelompok kerja Operasional Kabupaten dapat mendorong dan memfasilitasi kebutuhan dalam pelaksanaan posyandu di Kabupaten Samosir.

 

Kegiatan diisi dengan penyampaian pemaparan narasumber dari Dinkes Provsu, Bapeda Litbang Samosir, Dinas Sosial PMD Samosir dan Dinkes Samosir.

banner 468x60
Penulis: BP Editor: BP
error: Content is protected !!