banner 468x60

Setelah Gagalkan Peredaran Narkoba 10,2 Ton Jenis Sabu, Polri Akan Tindak Tegas Personil Yang Terlibat

Avatar photo
banner 468x60

JAKARTA – Sebagaimana diketahui, Bareskrim Polri menggagalkan peredaran 10,2 ton sabu yang dikendalikan oleh sindikat narkoba jaringan Fredy Pratama. Jaringan narkoba yang dikendalikan oleh Fredy Pratama alias miming ini diketahui terlibat kasus Transnational Organized Crime (TOC) narkotika dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Selain itu, Fredy juga menjadi buronan polisi di tiga negara, yakni Indonesia, Thailand dan Malaysia.

Kapolda Lampung, Inspektur Jenderal (Irjen) Helmy Santika menyebut AKP AG yang terlibat dengan gembong narkoba jaringan internasional Fredy Pratama akan disanksi keras; dipecat sebagai anggota Polri.

Baca Juga :  Bupati Samosir Terima Sertifikat BMD Saat Rapat Koordinasi Dalam Rangka Penyelamatan Keuangan Negara/Daerah 

Hal ini juga sebagai bentuk agar semua anggota Polri jera dan menjauhi tindakan-tindakan pidana maupun perdata yang merugikan diri sendiri, lembaga, dan masyarakat secara luas.

Sanksi yang diberikan ini menurut Helmy, sesuai dengan komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit untuk menindak tegas siapapun yang berbuat kriminal. Terutama terlibat dalam kasus narkoba.

Polda Lampung kata dia juga akan segera menggelar sidang kode etik kepada AKP AG. Sidang kode etik profesi tersebut memang baru bisa dilakukan. Pasalnya, Polda Lampung sebelumnya masih fokus mengembangkan penyelidikan dan penangkapan terhadap jaringan Freddy Pratama lainnya.

Baca Juga :  Asyik Konsumsi Narkoba, Tiga Pemuda Tarutung Digrebek Polres Taput

“Kita fokus dahulu pengembangan kasusnya. Alhamdulillah sudah 27 tersangka, sejumlah barang bukti dan mengkait juga ke pelaku yang ada di LP (lembaga pemasyarakatan) yang merupakan suami dari selebgram asal Palembang berinisial APS,” kata Helmy.

Helmy juga mengungkapkan peran AKP AG dalam jaringan narkotika tersebut adalah melancarkan pengiriman saat melewati Lampung melalui Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak-Banten.

“Peran AKP AG membantu melancarkan pengiriman sabu-sabu yang melewati Pelabuhan Bakauheni. Ini juga sedang kami dalami,” kata dia.

Baca Juga :  Wanita Muda Ini Diamankan Polres Nias Diduga Habis Nyabu

Peredaran narkotika jaringan internasional Freddy Pratama turut menyeret sejumlah tersangka. Kasus ini bahkan melibatkan selebgram asal Palembang berinisial APS dan anggota kepolisian AG. AG sempat menjabat sebagai kepala satres narkoba di Polres Lampung Selatan.

banner 468x60
Penulis: RedaksiEditor: Timbul.S
error: Content is protected !!