Kupang, 2 Juli 2026 – SMKN 5 Kupang menegaskan komitmennya untuk membuka lembaran baru dengan memperkuat tata kelola sekolah, meningkatkan kualitas pendidikan, serta membangun kepercayaan masyarakat melalui visi dan misi yang lebih progresif. (02 Juli 2026)
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SMKN 5 Kupang, Yakobus Boro Bura, S.Pd., mengatakan sekolah saat ini fokus melakukan pembenahan di berbagai aspek guna mewujudkan lingkungan pendidikan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi peserta didik.
Terkait pengelolaan sekolah, Yakobus menjelaskan bahwa seluruh rangkaian transaksi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang menjadi perhatian publik sebelumnya terjadi setelah Dra. Safirah diberhentikan sementara dari jabatannya sebagai kepala sekolah. Pada periode tersebut, pengelolaan dan kendali administrasi sekolah berada di bawah tanggung jawab Pelaksana Tugas Kepala Sekolah sesuai ketentuan yang berlaku.
“Fokus kami saat ini adalah membangun kembali kepercayaan masyarakat melalui peningkatan kualitas layanan pendidikan serta menciptakan sekolah yang mampu melahirkan lulusan yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun pendidikan tinggi,” ujar Yakobus.
Pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027, SMKN 5 Kupang membuka 9 program keahlian dengan total 14 rombongan belajar (rombel) dari kapasitas sekolah yang tersedia sebanyak 36 rombel.
Pelaksanaan SPMB dilakukan secara daring dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung pada 24–26 Juni 2026, sedangkan tahap kedua dilaksanakan pada 1–2 Juli 2026. Calon peserta didik cukup melakukan pendaftaran melalui tautan resmi yang telah disediakan dengan mengunggah dokumen persyaratan berupa Surat Keterangan Lulus (SKL), pas foto, dan Kartu Keluarga. Setelah proses verifikasi selesai, peserta diwajibkan melakukan daftar ulang sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Sebagai bentuk pembelajaran yang lebih aplikatif sekaligus pengabdian kepada masyarakat, SMKN 5 Kupang juga akan menghadirkan program pelayanan gratis yang melibatkan peserta didik dari sejumlah program keahlian. Pada tahap awal, pelayanan tersebut akan difokuskan pada kompetensi Teknik Otomotif, Teknik Ketenagalistrikan, Teknik Energi Terbarukan, dan Teknik Elektronika.
Menurut Yakobus, sekolah memiliki sarana dan prasarana praktik yang memadai serta didukung tenaga pendidik yang profesional dan berpengalaman di setiap bidang keahlian. Kondisi tersebut menjadi modal penting dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing.
“Kami optimistis SMKN 5 Kupang mampu menjadi pilihan terbaik bagi masyarakat. Fasilitas yang tersedia lengkap, didukung guru-guru yang kompeten, sehingga kami siap memberikan pendidikan dan pelatihan vokasi yang berkualitas,” katanya.
Di akhir penyampaiannya, Yakobus mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk meninggalkan berbagai perbedaan yang pernah terjadi dan bersama-sama membangun budaya kerja yang harmonis demi kemajuan sekolah.
“Saya mengajak seluruh keluarga besar SMKN 5 Kupang untuk bersatu, memperkuat kolaborasi, dan menjadikan pengalaman masa lalu sebagai pembelajaran. Dengan semangat kebersamaan, saya yakin kita dapat memenuhi harapan masyarakat, pemerintah, dan peserta didik untuk menjadikan SMKN 5 Kupang sebagai sekolah vokasi yang unggul, terpercaya, dan semakin berprestasi,” tutupnya.
Jika akan dipublikasikan di media massa, berita ini sudah menggunakan gaya penulisan yang lebih profesional, dengan alur yang lebih rapi, bahasa yang formal, dan penyajian informasi yang lebih berimbang.
(Kevin)















