Malaka – Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Randi Durhaman, menggelar kegiatan reses di Desa Uaba’u, Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka, pada Rabu, 1 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang diharapkan dapat diperjuangkan melalui DPRD Provinsi NTT.
Reses yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan itu dihadiri oleh Kepala Desa Uaba’u, beberapa tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda. Kehadiran dari berbagai elemen masyarakat menunjukkan tingginya harapan agar aspirasi yang disampaikan dapat diwujudkan melalui program-program pemerintah.
Dalam sambutannya, Randi Durhaman menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan bagian dari tugas konstitusional anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Menurutnya, setiap masukan yang disampaikan warga akan menjadi bahan pembahasan dalam rapat di DPRD Provinsi NTT sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.

“Reses bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi yang disampaikan akan kami bawa ke DPRD Provinsi NTT dan kami perjuangkan agar dapat direalisasikan melalui program-program pemerintah,” ujar Randi Durhaman.
Salah satu aspirasi yang mendapat perhatian datang dari kalangan pemuda yang tergabung dalam organisasi IKS PI Kera Sakti. Mereka berharap adanya bantuan berupa alat-alat latihan untuk mendukung pembinaan para pesilat di Desa Uaba’u.
Menurut para pesilat, keterbatasan sarana latihan menjadi salah satu kendala dalam mengembangkan kemampuan atlet di daerah. Mereka berharap pemerintah dapat memberikan dukungan sehingga generasi muda memiliki fasilitas yang memadai untuk berlatih, berprestasi, serta mengharumkan nama daerah di berbagai kejuaraan.
Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pembentukan kelompok tani sebagai upaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Dengan adanya kelompok tani, warga berharap lebih mudah memperoleh pembinaan, bantuan bibit, pupuk, alat pertanian, hingga akses terhadap berbagai program pemerintah yang mendukung kesejahteraan petani.
Tidak hanya di sektor pertanian, warga juga mengusulkan pembentukan kelompok peternak. Aspirasi tersebut dinilai penting agar masyarakat yang bergerak di bidang peternakan dapat memperoleh pendampingan, bantuan bibit ternak, pakan, yang mampu meningkatkan hasil usaha dan pendapatan keluarga.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Randi Durhaman menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat Desa Uaba’u. Ia menilai aspirasi yang disampaikan merupakan kebutuhan nyata yang patut mendapat perhatian bersama.
“Kemajuan daerah hanya dapat terwujud apabila pembangunan disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat. Karena itu, saya berkomitmen untuk memperjuangkan setiap aspirasi yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Uaba’u menyampaikan terima kasih atas kehadiran Randi Durhaman yang telah melaksanakan reses dan mendengarkan langsung suara masyarakat. Ia berharap komunikasi yang baik antara masyarakat dan wakil rakyat terus terjalin sehingga pembangunan di Desa Uaba’u semakin berkembang.
Kegiatan reses ditutup dengan sesi dialog dan diskusi antara masyarakat bersama Randi Durhaman.
Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai masukan terkait pembangunan desa, pemberdayaan pemuda, pertanian, dan peternakan.
Melalui kegiatan reses ini, masyarakat berharap aspirasi yang telah disampaikan dapat diwujudkan menjadi program nyata yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Uaba’u dan Kabupaten Malaka pada umumnya. (Ridho)















