Kupang, – Setelah dilakukan penanganan intensif pada titik longsor di jalur vital Takari, akses jalan Trans Timor kini telah kembali normal dan sudah dapat digunakan oleh masyarakat. Perbaikan yang dikerjakan oleh PT Hutama Mitra Nusantara mendapat apresiasi karena berhasil memulihkan konektivitas yang sempat terganggu akibat kerusakan jalan dan longsoran di kawasan tersebut.
Jalur yang menghubungkan Kota Kupang dengan sejumlah wilayah di daratan Timor itu kini kembali dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat secara lancar. Aktivitas masyarakat, distribusi logistik, hingga transportasi antarwilayah pun mulai berjalan normal setelah proses penanganan selesai dilakukan.
PT Hutama Mitra Nusantara sebelumnya bergerak cepat melakukan pengerjaan preservasi jalan pada titik-titik longsor di kawasan Takari sebagai bagian dari upaya menjaga akses transportasi tetap aman dan fungsional bagi masyarakat. Perbaikan dilakukan melalui penanganan badan jalan, penguatan tebing, serta pembersihan material longsor agar jalur dapat segera difungsikan kembali. (Warta Timor)
Masyarakat setempat menyambut baik rampungnya pekerjaan tersebut karena akses jalan merupakan urat nadi utama mobilitas warga dan distribusi kebutuhan pokok. Dengan terbukanya kembali jalur Takari, aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Kabupaten Kupang dan sekitarnya diharapkan kembali meningkat.
Pihak pelaksana juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan dan penanganan lanjutan guna memastikan kondisi jalan tetap aman, terutama menghadapi potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu longsor susulan.
Pemulihan jalur ini menjadi bukti sinergi cepat antara pihak pelaksana proyek dan pemerintah dalam menjaga konektivitas infrastruktur demi kepentingan masyarakat luas.
(Kevin)















