Kupang — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Kupang menjadi momentum refleksi bagi peningkatan pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Wali Kota Kupang, Christian Widodo, menegaskan bahwa pengelolaan air bersih bukan sekadar urusan teknis, melainkan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan yang harus diwujudkan secara nyata. Hal ini disampaikannya dalam kegiatan peringatan HUT PDAM yang mengusung semangat pelayanan berkelanjutan.
Menurutnya, masih adanya warga yang belum mendapatkan akses air bersih menjadi tantangan besar yang harus segera diselesaikan. Ia menekankan bahwa perayaan ulang tahun tidak boleh berhenti pada seremoni semata, tetapi harus menjadi titik awal peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
“Selama masih ada masyarakat yang belum terlayani air bersih, maka tugas kita belum selesai,” tegasnya.
Wali Kota juga mengingatkan bahwa setiap layanan air yang diberikan memiliki makna penting bagi kehidupan masyarakat. Ia menggambarkan bahwa setiap tetes air yang mengalir mencerminkan upaya menjaga martabat manusia, sekaligus menjadi harapan bagi warga yang membutuhkan.
Di sisi lain, pihak manajemen PDAM menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah, mitra, dan pelanggan yang selama ini turut mendorong peningkatan pelayanan. Dukungan tersebut dinilai menjadi motivasi untuk terus berbenah dan menghadirkan layanan air bersih yang lebih merata.
Perayaan HUT ke-17 ini pun diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan sistem pelayanan air minum yang adil, berkualitas, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Kota Kupang.
(Kevin)















