Kupang – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa Tahun 2026 Bank NTT menghasilkan berbagai keputusan penting yang diarahkan untuk memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan pelayanan perbankan, serta mendukung program prioritas pembangunan di Nusa Tenggara Timur. (AFB TV KUPANG)
Rapat yang berlangsung di Kupang tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena selaku pemegang saham pengendali bersama para kepala daerah se-NTT sebagai pemegang saham Bank NTT. Dalam forum tersebut, para pemegang saham menyepakati sejumlah langkah strategis guna memperkuat posisi Bank NTT sebagai lembaga keuangan daerah yang sehat, profesional, dan kompetitif.
Salah satu keputusan penting dalam RUPS adalah penyesuaian struktur organisasi perusahaan berdasarkan rekomendasi dari Otoritas Jasa Keuangan. Jumlah direksi yang sebelumnya direncanakan bertambah akhirnya dikembalikan menjadi lima orang, sementara jumlah komisaris ditetapkan sebanyak tiga orang agar struktur organisasi dinilai lebih efektif dan efisien.
Selain itu, RUPS juga menetapkan penguatan jajaran manajemen dengan mengusulkan sejumlah nama untuk posisi strategis di tubuh Bank NTT. Salah satu figur yang mendapat persetujuan pemegang saham adalah Revi Adiana Silawati yang diusulkan mengisi posisi Direktur Kepatuhan karena dinilai memiliki pengalaman panjang di sektor perbankan.
Dalam pembahasan lainnya, para pemegang saham menekankan pentingnya peran Bank NTT dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota. Direksi dan komisaris didorong agar tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga aktif mendukung program strategis yang berdampak langsung terhadap masyarakat di daerah.
RUPS juga menyetujui tambahan penyertaan modal dari sejumlah pemerintah daerah guna memperkuat struktur permodalan Bank NTT. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan daya saing perusahaan sekaligus memperluas kapasitas pembiayaan pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dengan berbagai keputusan tersebut, Bank NTT diharapkan mampu memperkuat transformasi kelembagaan dan meningkatkan kontribusinya sebagai motor penggerak ekonomi daerah di Nusa Tenggara Timur.
(Kevin)















