banner 468x60
BeritaKab. KupangProv Nusa Tenggara Timur

6 Tim Terbaik QRIS Taputar Championship Siap Wakili NTT ke Tingkat Nasional

Avatar photo
1626
×

6 Tim Terbaik QRIS Taputar Championship Siap Wakili NTT ke Tingkat Nasional

Sebarkan artikel ini

KUPANG, NTT– Upaya perluasan ekonomi keuangan digital di Nusa Tenggara Timur memasuki babak baru. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kota Kupang menggelar _Kupang Digital Fest 2026_ pada 10-11 Juli 2026 di halaman Kantor Gubernur NTT.

 

banner 468x60

Fokus utamanya adalah meningkatkan adopsi QRIS, memperkuat literasi pelindungan konsumen, dan mengarusutamakan gerakan Cinta Bangga Paham Rupiah di tengah masyarakat.

 

Dalam sambutannya, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menilai QRIS sebagai instrumen penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

 

“Transformasi digital tidak akan berhasil jika hanya berhenti di penyediaan infrastruktur. Kepercayaan, edukasi, dan pengalaman langsung masyarakat adalah kuncinya,” ujar Gubernur.

Baca Juga :  Tradisi Lama Ramadhan Keluarga Besar Ruslan Abdul Gani, Tebar Kebaikan Lewat Buka Puasa dan Berbagi Beras

 

Senada, Deputi Kepala Perwakilan BI NTT Didiet Aditya Budi Prabowo menegaskan bahwa digitalisasi harus dibangun secara ekosistem. Pada pembukaan, BI menyerahkan bantuan digitalisasi kepada kelompok UMKM dari Kabupaten Lembata dan Alor, serta materi edukasi QRIS dan pelindungan konsumen kepada mitra kerja BI.

 

BI juga meluncurkan logo baru Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT sebagai simbol integrasi sektor pariwisata dengan sistem pembayaran digital.

 

Catatan Transaksi Tembus Rp157 Juta Berbeda dari kegiatan literasi pada umumnya, festival ini mengemas edukasi dalam format interaktif. Pengunjung dapat mencoba transaksi QRIS Rp1 di wahana permainan, berbelanja di bazar UMKM, serta mengikuti kompetisi _QRIS Taputar Championship_ dan _Drumband Taputar PeKA Competition_.

Baca Juga :  Pengerjaan Pembangunan Check Dam di Sitorang Asal-asalan dan Diduga Menggunakan Material Ilegal

 

Hasilnya signifikan Selama dua hari, tercatat 9.870 transaksi QRIS Rp1. Nilai transaksi UMKM selama event mencapai Rp157 juta.

 

“Angka ini menunjukkan digitalisasi bukan hanya memudahkan konsumen, tapi juga membuka ruang pertumbuhan baru bagi UMKM,” kata Deputi Kepala Perwakilan BI NTT Rio Khasananda pada penutupan acara.

 

Baca Juga :  Perkuat Sinergi Layanan Publik, Kantor Pertanahan Taput Lakukan Kunjungan ke Pengadilan Negeri Tapanuli Utara

Rangkaian kegiatan ditutup dengan peluncuran _QRIS Parkir Kota Kupang_ di 10 titik. Program ini merupakan hasil sinergi BI NTT dengan Dinas Perhubungan Kota Kupang untuk mendorong pembayaran nontunai di sektor layanan publik.

 

Pemerintah Kota Kupang melalui Sekda Jeffry Edward Pelt menyatakan komitmen mendukung perluasan QRIS. Enam tim terbaik _QRIS Taputar Championship_ juga diumumkan untuk mewakili NTT di _QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026_.

 

Dengan pendekatan kolaboratif ini, BI menargetkan Kupang Digital Fest menjadi model akselerasi digitalisasi daerah yang inklusif, aman, dan berdampak langsung pada ekonomi masyarakat.

(Kevin)

banner 468x60
banner 468x60
error: Content is protected !!