banner 468x60
Kab. KupangProv Nusa Tenggara Timur

Bank Indonesia NTT Perkuat Literasi Keuangan dan Digital bagi Pekerja Migran melalui Training of Trainers

Avatar photo
1734
×

Bank Indonesia NTT Perkuat Literasi Keuangan dan Digital bagi Pekerja Migran melalui Training of Trainers

Sebarkan artikel ini

Kupang,  – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (KPwBI NTT) terus memperkuat upaya peningkatan literasi keuangan dan digital bagi masyarakat, khususnya Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan calon PMI. Komitmen tersebut diwujudkan melalui.( 18 Juni 2026)

penyelenggaraan kegiatan Training of Trainers (ToT) yang dilaksanakan secara hybrid di Aula Nembrala KPwBI NTT dan diikuti oleh 20 pegawai Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Nusa Tenggara Timur.

banner 468x60

Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara Bank Indonesia dan BP3MI NTT dalam menciptakan sumber daya edukator yang mampu menyebarluaskan pemahaman mengenai sistem pembayaran digital, pelindungan konsumen, serta program Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah kepada masyarakat, terutama pekerja migran yang rentan menghadapi berbagai risiko transaksi keuangan.

Baca Juga :  Seni dan Budaya Meletup di Taebenu: SMA Kasih Karunia Juara Umum FLS2N Kabupaten Kupang 2025

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Didiet Aditya Budi Prabowo, dalam sambutannya menegaskan bahwa peningkatan literasi keuangan menjadi kebutuhan penting di era digital. Menurutnya, masyarakat perlu memahami cara bertransaksi yang aman sekaligus mampu mengenali berbagai modus penipuan yang semakin berkembang melalui platform digital.

“Kesadaran masyarakat terhadap keamanan data pribadi harus terus diperkuat. Pelaku kejahatan digital sering memanfaatkan berbagai cara untuk memperoleh informasi sensitif, padahal lembaga perbankan maupun penyedia layanan resmi tidak pernah meminta data pribadi nasabah untuk kepentingan transaksi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menerapkan prinsip kehati-hatian dengan mengedepankan slogan pelindungan konsumen, “Kalau Ragu, Stop Dulu”, sebagai langkah awal mencegah kerugian akibat penipuan digital.

Baca Juga :  Direktur PDAM Kupang Lilijawa Hadirkan Program Air Bersih. Cukup Rp800 Ribu untuk Sambungan Baru

Sementara itu, Kepala BP3MI NTT, Suratmi Hamida, menyampaikan bahwa edukasi keuangan bagi PMI memiliki peran strategis dalam mendukung pengelolaan keuangan yang lebih baik, baik selama bekerja di luar negeri maupun setelah kembali ke tanah air. Ia menilai pemahaman terhadap layanan keuangan digital dan risiko yang menyertainya menjadi bekal penting bagi para pekerja migran.

Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh berbagai materi penguatan kapasitas, mulai dari pengelolaan keuangan dan keterampilan komunikasi publik yang disampaikan oleh Beatrix Yunarti Manehat, hingga materi terkait sistem pembayaran non-tunai, pelindungan konsumen, dan CBP Rupiah yang dibawakan oleh tim Bank Indonesia Provinsi NTT.

Selain meningkatkan pemahaman mengenai transaksi digital yang aman, peserta juga mendapatkan edukasi tentang ciri-ciri keaslian uang Rupiah sebagai langkah antisipasi terhadap peredaran uang palsu. Pemahaman ini diharapkan dapat diteruskan kepada PMI dan calon PMI sehingga mampu meningkatkan kewaspadaan masyarakat dalam melakukan aktivitas keuangan.

Baca Juga :  Kepala BPJN NTT ke Rote Ndao: Progres Jembatan Gantung Pulau Usu dan Pengembangan Infrastruktur Jalan

Melalui kegiatan ini, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan edukasi keuangan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Kehadiran pegawai BP3MI sebagai agen edukasi diharapkan dapat memperkuat literasi masyarakat, meningkatkan pelindungan konsumen, serta menumbuhkan kecintaan, kebanggaan, dan pemahaman terhadap Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa.

Sinergi antara Bank Indonesia dan BP3MI NTT diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun masyarakat yang semakin cakap digital, bijak dalam mengelola keuangan, dan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi keuangan secara aman dan bertanggung jawab.

(Kevin)

banner 468x60
banner 468x60
error: Content is protected !!