banner 468x60
BeritaKab. KupangProv Nusa Tenggara Timur

Bank Indonesia dan Pemprov NTT Perkuat Budaya Literasi Lewat World Book Day 2026

Avatar photo
2632
×

Bank Indonesia dan Pemprov NTT Perkuat Budaya Literasi Lewat World Book Day 2026

Sebarkan artikel ini

Kupang — Semangat membangun budaya literasi di kalangan generasi muda terus diperkuat melalui penyelenggaraan *World Book Day 2026* yang digelar Kantor Perwakilan <Bank Indonesia> Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Provinsi NTT, Sabtu (23/5/2026), di Lippo Plaza Kupang. Kegiatan bertema *“Connected by Literacy: Building Future-Ready Communities”* tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan ekosistem literasi yang inklusif dan berkelanjutan.

 

banner 468x60

Acara ini dihadiri Bunda Literasi Provinsi NTT, Mindriyati Astiningsih Laka Lena, jajaran pemerintah daerah, pimpinan perbankan, Balai Bahasa Provinsi NTT, kepala sekolah, guru, hingga pelajar SMA/SMK se-Kota Kupang. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung peningkatan literasi masyarakat di NTT.

 

Dalam sambutan Gubernur NTT yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, ditegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus mampu membentuk karakter, integritas, dan nilai kebangsaan generasi muda. Pemerintah Provinsi NTT, lanjutnya, berkomitmen mendukung berbagai program literasi sebagai bagian dari upaya memajukan pendidikan daerah.

Baca Juga :  Syukuran HUT Bhayangkara ke-79, Polres Bitung Tegaskan Komitmen Dekat dengan Rakyat

 

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Rio Khasananda, menyampaikan bahwa literasi memiliki peran strategis dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan. Menurutnya, penguatan budaya membaca dan berpikir kritis perlu dilakukan secara kolaboratif melalui sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan Kelompok Kerja Bunda Literasi.

 

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, World Book Day 2026 menghadirkan berbagai lomba edukatif dan kreatif seperti lomba mewarnai, mendongeng, pidato, hingga film pendek yang melibatkan pelajar dan generasi muda. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong kreativitas, kemampuan komunikasi, serta daya pikir kritis peserta.

Baca Juga :  Pomdam Kasuari Bersama Satlantas Polresta Manokwari Gelar Razia Bersama

 

Tak hanya itu, Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi NTT, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD), dan Pokja Bunda Literasi juga menyerahkan bantuan 1.000 buku bacaan kepada taman baca dan komunitas literasi di berbagai wilayah NTT. Bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata dalam memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan berkualitas.

 

Pada kesempatan yang sama, Bank Indonesia juga meresmikan program Generasi Baru Indonesia (GenBI) Tahun 2026 bagi 270 mahasiswa penerima Bantuan Pendidikan Kebanksentralan. Program tersebut diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kemampuan kepemimpinan.

 

Bunda Literasi Provinsi NTT, Mindriyati Astiningsih Laka Lena, memberikan apresiasi atas berbagai program literasi yang dinilai semakin dekat dengan masyarakat. Menurutnya, gerakan literasi harus terus diperkuat agar mampu menumbuhkan minat baca dan semangat belajar anak-anak muda di NTT.

Baca Juga :  Kantor Pertanahan Kabupaten Tapanuli Utara Serahkan Perpanjangan HGB Kepada PT. PLN

 

Salah satu agenda yang menarik perhatian dalam kegiatan ini adalah peluncuran Mobil Literasi Keliling “Literamove” yang dikelola Perpustakaan BI NTT. Kehadiran layanan literasi bergerak tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak anak dan pelajar, khususnya di wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas membaca.

 

Puncak acara berlangsung meriah melalui sesi bedah buku bersama penulis ternama Dee Lestari yang dihadiri ratusan peserta. Dalam sesi tersebut, Dee Lestari mengajak generasi muda untuk menjadikan membaca dan menulis sebagai bagian penting dalam membangun kreativitas, keberanian berpikir, dan kesiapan menghadapi masa depan.

 

Melalui penyelenggaraan World Book Day 2026, Bank Indonesia Provinsi NTT berharap budaya literasi dapat terus tumbuh menjadi gerakan bersama yang mampu melahirkan generasi NTT yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi di era global.

(Kevin)

banner 468x60
banner 468x60
error: Content is protected !!