Bitung — Semangat persatuan dan pelestarian budaya mewarnai pelaksanaan Parade Kebudayaan Nusantara dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional ke-118 Tahun 2026 di Kota Bitung, Rabu (20/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Made Dewa DJ menerima pengukuhan gelar adat Tonsea Minahasa bersama sejumlah unsur Forkopimda Kota Bitung.
Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Satrol Koarmada VIII/Bitung hingga Lapangan Kantor Wali Kota Bitung itu diikuti ratusan peserta dari berbagai organisasi adat, komunitas budaya, pelajar, serta elemen masyarakat.
Parade budaya secara resmi dilepas Dansatrol Koarmada VIII/Bitung Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits E.D., S.E., M.Tr.Hanla., CHRMP didampingi unsur Forkopimda. Beragam pakaian adat dan atraksi budaya Nusantara turut memeriahkan jalannya parade.
Usai parade, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan gelar adat Tonsea Wanua Bitung kepada sejumlah tokoh daerah, di antaranya Wali Kota Bitung, Wakil Wali Kota Bitung, Dansatrol Koarmada VIII/Bitung, Dandim 1310/Bitung, dan Kapolres Bitung.
Dalam keterangannya, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Made Dewa DJ menyampaikan bahwa kegiatan budaya tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kebersamaan dan menjaga nilai-nilai kearifan lokal di tengah masyarakat yang majemuk.
“Budaya adalah perekat persatuan. Momentum seperti ini penting untuk terus menjaga keharmonisan, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap tradisi dan warisan leluhur,” ungkap Dandim.
Kegiatan juga dirangkaikan dengan Deklarasi Damai yang dipimpin Wali Kota Bitung sebagai bentuk komitmen bersama menjaga keamanan, persatuan, dan stabilitas wilayah di Kota Bitung.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang hadir. (Red)















