banner 468x60
Berita

Penggunaan Dana Bos Di SMP Negeri 3 Tarutung Diduga Dikorupsi, Laporan Anggaran Perawatan Sarana Dan Prasarana Diguga Fiktif

Avatar photo
8
×

Penggunaan Dana Bos Di SMP Negeri 3 Tarutung Diduga Dikorupsi, Laporan Anggaran Perawatan Sarana Dan Prasarana Diguga Fiktif

Sebarkan artikel ini

TARUTUNG – Penggunaan Dana Bos di SMP Negeri Tarutung 3 Tarutung tidak lepas dari pantauan masyarakat, faktanya bahwa Dana Bos yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat belum berdampak pada perawatan sarana dan prasarana di SMP Negeri 3 Tarutung.

” Dari dulu juga begitu pak, walaupun kepala sekolah Ibu boru Tompul belum ada kami lihat perbaikan. Kalau kaca jendela dan asbes ruangan ini sebelum ibu kepsek ini sudah rusak, tapi sampai sekarang tetap saja begitu pak.” jawab salah satu siswi SMP Negeri 3 Tarutung. ( 28 April 2026)

banner 468x60

Sebelumnya, pada tanggal 25 Oktober 2025 yang lalu bahwa kerusakan ini pun sudah ada, namun Heddy Rosmaida Sitompul sebagai kepala sekolah mengatakan bahwa semua sudah ditampung dianggaran TA 2025, karena beliau menjabat sebagai kepala sekolah baru tiga bulan.

Baca Juga :  PWI Sulut All Out Dukung Kongres Persatuan PWI 2025, Kompak Bersama Ketum Zulmansyah
Dokumentasi Fokus News Pada  25 Oktober 2025 Sarana Dan Prasarana Di SMP Negeri 3 Tarutung

” Semua ditampung dianggaran, dan akan direalisasikan ditahun ini pak.” jawab Heddy Sitompul. (25 Oktober 2025)

Tapi nyatanya perbaikan itupun bagai pepesan kosong, sebab masih banyak kerusakan sarana dan prasarana yang belum diperbaiki.

“Kemanalah dia bikin Dana Bos untuk pemeliharaan anggaran sarana…? Hal ini sangat menguatkan bahwa laporan penggunaan Dana Bos untuk Sarpras itu fiktif.  Yang tahap 2 TA 2025 Kemana, tapi katanya dulu ditampung ditahun 2025. Untuk  tahap pertama TA 2026 pun sudah cair. Hal ini patut diduga dikorupsi!!” ujar S. Hutabarat salah satu pemerhati pendidikan di Kabupaten Tapanuli Utara.

Dokumentasi Fokus News 28 April 2026 Sarana Dan Prasarana Di SMP Negeri 3 Tarutung

Menindak lanjuti, hal tersebut Fokus News mencoba mengkonfirmasi kepada Heddy Rosmaida Sitompul,

Baca Juga :  Revitalisasi Sekolah SD 173166 Sipahutar Belum Kelar, Dana Bos Juga Rawan Penyelewengan

” Ibu Kepala Sekolah sedang tidak ada,” jawab salah satu Guru. (28 April 2026)

Selanjutnya, Betty Sitorus sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara saat dikonfirmasi, bahwa hal tersebut akan dimonitor.

” Baik akan kami monitor” jawab Betty Sitorus lewat aplikasi WA. (28 April 2026)

Ditanya tentang pernyataan Heddy Rosmaida Sitompul bahwa hal tersebut sudah ditampung ditahun anggaran 2025,

” Thn 2025 sekolah itu diaudit BPK amang, jawab Betty Sitorus.

Ditanya, kalau sudah diaudit namun tidak ada perubahan. Apakah audit itu hanya formalitas?

” Baik kita cek dulu ya,” jawab Betty.

Terkait hal itu, S. Hutabarat menanggapinya dengan kritikan tajam, menuding bahwa hal itu wujud dari perubahan lebih buruk dari sebelumnya.

Baca Juga :  Kantor Pertanahan Kabupaten Tapanuli Utara Laksanakan Bimbingan Teknis Pelaksanaan PKKPR

” Ahh,,, lagu-lagu lama itu, sudah paham kita liriknya. Refrennya kita sudah hapal betul itu. Kalau memang bersih tidak ada suap dan pelicin, berani tidak Ibu kadis copot kepala Sekolah SMP Negeri 3 Tarutung diganti dengan yang lebih berkompeten? Kalau tidak, berarrti Visi dan Misi Bupati Taput itu hanyalah omon-omon. Alai nang so diida mata nga didodo roha.. Hahah..!” tutup Hutabarat.

Dengan terbitnya berita ini diharap adanya perubahan lebih baik di SMP Negeri 3 Tarutung.

(Timbul Simanjuntak)

Berita Sebelumnya ;

Penggunaan Dana Bos di SMP Negeri 3 Tarutung Rawan Penyelewengan, Ortu Siswa : Harusnya Perlu Diperiksa Aparat Penegak Hukum

banner 468x60
banner 468x60
error: Content is protected !!