banner 468x60
Kab. Tapanuli UtaraProv. Sumut

BUMDes Saribu Raja Jaya Desa Sangkaran Tahap ke-3 Produksi Ayam Potong Masih Merugi, Warga : Inspektorat Harus Benar-benar Memeriksa Keuangan BUMDes ini, Jangan Jadi Ajang Keuntungan Pribadi!

Avatar photo
32665
×

BUMDes Saribu Raja Jaya Desa Sangkaran Tahap ke-3 Produksi Ayam Potong Masih Merugi, Warga : Inspektorat Harus Benar-benar Memeriksa Keuangan BUMDes ini, Jangan Jadi Ajang Keuntungan Pribadi!

Sebarkan artikel ini

TAPUT – BUMDes Saribu Raja Jaya Desa Sangkaran Kecamatan Siatas Barita sudah tahap ke-3 untuk produksi ayam pedaging, namun hingga masih merugi berkisar Rp.70juta. Hal ini pun tidak lepas dari sorotan masyarakat, mereka pun menduga adanya managemen yang tidak sehat.

“Produksi pertama mereka iya itu ayam kampung, produksi kedua ayam potong dan sekarang mereka mau penjualan produksi ke-3. Namun itu pun masih minus berkisar 70jutaan sudah kita hitung ayam yang belum dijual. Padahal selama mengelola Ketapang itu kandang sudah tersedia, tidak buat kandang baru, kemanalah yang 70juta itu?” ujar Panggabean salah satu Warga Desa Sangkaran. (11 Juni 2026)

banner 468x60

Menindak lanjuti hal itu, Rotua Lubis sebagai direktur BUMDes Saribu Raja Jaya belum bisa menjelaskan terkait kerugian tersebut,

Baca Juga :  Tangkap 2 Orang Pemain Togel, Polres Taput Berkomitmen Brantas Judi Togel

Ditanya mengapa bisa merugi berkisar Rp.70juta padahal kandang sudah tersedia?

” Kan banyak ini direhap, beli jaring..” jawab Rotua Lubis.

Ditanya, berapa untuk rehap kandang?

” Ini kami beli seng, beli seng kami kemarin 6juta itu. Beli peralatan kami berapa itu 10juta. ” jawab Rotua.

Baca Juga :  Kantor Pertanahan Kabupaten Tapanuli Utara Ikut Meriahkan HUT Kabupaten Tapanuli Utara Ke-80

Namun Rotua Lubis belum bisa menjawab secara terperinci terkait biaya kandang tersebut.

Menanggapi pernyataan Rotua Lubis, Warga Desa Sangkaran menuding bahwa dalam hal pengelolaan diduga ada mark up dalam pengedaan barang dan jasa.

” Logikanya dimana? Dua kali produksi harusnya sudah balik modal! bukan malah buang modal.. Kemana yang 70juta itu.? Inspektorat Taput harus benar-benar melakukan pemeriksaan nanti. Agar terkait kerugian itu harus dikembalikan.” ujar Panggabean.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Kantor Pertanahan Gelar Coaching Clinic Petugas Loket Bersama Seksi Penetapan dan Pendaftaran Hak

Hingga berita ini diterbitkan, Rotua Lubis belum bisa menjelaskan secara detail bagaimana bisa merugi berkisar Rp.70juta.

“Datang nanti mudes kami, Tunggu habis terjual ayam ini. Jangankan 70juta. Rab nya ku kasi samamu, Transparan saya ” jawab Rotua Via Aplikasi Wa.

Dengan terbitnya berita ini, warga Desa Sangkaran berharap kepada Inspektorat Tapanuli Utara untuk lebih profesional dalam melakukan pemeriksaan terhadap Bumdes Saribu Raja Desa Sangkaran.

(TS)

banner 468x60
banner 468x60
error: Content is protected !!