banner 468x60
BeritaKab. Tapanuli UtaraKec. Siborongborong

Miris,,! BUMDes ” LORENA” Desa Lobu Siregar II Merugi, Tanam Kentang Modal Rp.182juta Hasilnya Rp.11 Juta

Avatar photo
5944
×

Miris,,! BUMDes ” LORENA” Desa Lobu Siregar II Merugi, Tanam Kentang Modal Rp.182juta Hasilnya Rp.11 Juta

Sebarkan artikel ini
Gambar || Tim Fokus News Sedang Berada Di Kantor Bumdes Lorena Desa Lobu Siregar II Kotak Pembelian Bibit Kentang

Siborongborong – BUMDes LORENA desa Lobu Siregar II, Kecamatan siborongborong ( Sumut) menjadi perbincangan hangat dimasyarakat. Menurut warga bahwa pekerjaan tersebut hanya modus korupsi, dan para pengurus dituding tidak punya keseriusan untuk pengembangan BUMDes Lobu Siregar II.

“Kalau dihitung dengan modal yang Rp. 182,510.000,- tentu sudah seharusnya berlimpah hasilnya, Tapi apa yang terjadi? Maupma timba! alhasil cuma Rp.11juta. Bagaimana bisa? Bagaimana ceritanya?” ujar Siahaan warga Desa Lobu Siregar II.( 9 Juni 2026)

banner 468x60

Menindak lanjuti hal tersebut, menurut keterangan  Juliber Silitonga sebagai direktur BUMDes LORENA membenarkan bahwa hasil dari pertanian berkisar Rp.11juta. Kendala dalam kegagalan pertanian Kentang tersebut disebabkan pengaruh cuaca. Juliber Silitonga juga mengatakan bahwa adapun tematik penanaman Kentang karena keharusan dari Pendamping dan PMD.

Baca Juga :  Polres Taput Musnahkan Narkoba Jenis Ganja Barang Bukti Hasil Tangkapan

” Saya tidak mengerti sebenarnya tentang Kentang. Bertani juga saya tidak mengerti, Tapi kalau beternak saya usulkan paling tidak 5% saya sudah mengerti. Karena harus menanam Kentang maka saya kerjakan hal yang tidak saya mengerti. Saya juga tantang PMDes, tapi . Merekalah (Pendamping Desa) yang paling berperan. Paling perlu merekalah yang harus dicecar.!” ujar Juliber Silitonga.

Baca Juga :  Sebagai Hulu dari Layanan Pertanahan, Menteri Nusron Ingin IPPAT Ikut Berperan dalam Transformasi Layanan Pertanahan

Dikonfirmasi kepada Hutasoit Pendamping yang membidangi terkait BUMDes tersebut mengatakan bahwa tidak ada paksaan terkait tematik tersebut tapi dari hasil musyawarah desa.

” Setahu saya menetapkan tematik itu melalui musyawarah desa. Di luar itu saya tidak tahu. Setahu saya tidak ada yg dipaksakan tetapi musyawarah memilih tematik desa. Dan itu dituangkan di BA.” jawab Ratna Hutasoit lewat Aplikasi Wa.

Kerugian BUMDes LORENA yang bersumber Dana Desa diperkirakan Rp. 140juta dalam kegiatan pertanian Kentang tersebut.

Baca Juga :  Di Awal Tahun Baru 2024 Pengunjung Objek Wisata Air Terjun Efrata Capai 6000 an orang

Warga Desa Lobu Siregar II berharap terkait penggunaan keuangan negara terkait BUMDES LORENA tersebut segera dilakukan penyelidikan oleh APH karena tidak menutup kemungkinan adanya tindak pidana dalam pengelolaan keuangan BUMDes tersebut.

” Kejaksaan Tapanuli Utara sudah selayaknya untuk melakukan penyelidikan terkait pekerjaan yang menggunakan keuangan Negara  dari pajak rakyat  yang dikelolah BUMDes tersebut. Dipengadaan barang dan jasa sangat berpotensi adanya mark up. Apalagi dipengadaan bibitnya!” kata Siahaan.

(Red)

banner 468x60
banner 468x60
error: Content is protected !!