BITUNG – Insiden lalu lintas terjadi di kawasan persimpangan lampu merah Bitung Barat Satu, Kecamatan Maesa, Kota Bitung, Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 17.00 Wita. Sebuah kontainer yang diangkut truk trailer terlepas saat kendaraan berbelok dan menimpa pohon di tepi jalan, mengakibatkan tiga warga mengalami luka-luka.
Menerima laporan dari masyarakat, personel Unit Laka Lantas Polres Bitung bersama piket Polsek Maesa langsung mendatangi lokasi. Petugas melakukan pengamanan area, mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan panjang, serta mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lapangan, truk trailer yang bergerak dari arah pusat pemerintahan Kota Bitung menuju kawasan pelabuhan diduga mengalami gangguan keseimbangan saat bermanuver di tikungan persimpangan. Kontainer yang diangkut kemudian bergeser dan jatuh ke sisi kiri jalan, menghantam pohon hingga tumbang serta merusak fasilitas penerangan jalan. Dua sepeda motor yang sedang berhenti karena lampu merah turut terdampak.
Tiga korban segera dilarikan ke RSAL Dr. R. Oetojo Slamet Riyadi untuk mendapatkan penanganan medis. Dua orang dilaporkan mengalami luka ringan, sementara satu korban lainnya masih dalam observasi intensif tim medis.
Kasat Lantas AKP Dwi Dea Anggraini menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman guna memastikan faktor penyebab kejadian, termasuk memeriksa kondisi teknis kendaraan, kelengkapan pengamanan muatan, serta meminta keterangan pengemudi dan saksi di sekitar lokasi.
“Kami akan bekerja secara profesional dan objektif untuk mengetahui penyebab pasti peristiwa ini. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Selain olah TKP dan pengamanan barang bukti berupa kendaraan trailer, kontainer, serta sepeda motor yang terdampak, kepolisian juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk percepatan evakuasi pohon tumbang dan pemulihan arus lalu lintas.
Polisi mengingatkan para pengemudi kendaraan berat agar memastikan sistem pengunci kontainer dalam kondisi baik, memeriksa beban muatan sebelum beroperasi, serta menyesuaikan kecepatan saat melintasi persimpangan ramai.
Situasi di lokasi kini berangsur normal, sementara aparat kepolisian tetap melakukan pengawasan hingga proses penanganan dinyatakan tuntas. (Lan)















