BITUNG – Komitmen menjaga daya beli dan memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan pasar murah di Pusat Pertokoan Kota Bitung, Kelurahan Bitung Timur, Kecamatan Maesa, Rabu (25/02/2026) kemarin.
Kegiatan tersebut mendapat perhatian langsung dari Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling, yang hadir bersama Wali Kota Bitung Hengky Honandar, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ, serta unsur Forkopimda dan jajaran perangkat daerah.
Bukan sekadar seremoni, peninjauan dilakukan untuk memastikan mekanisme distribusi dan penjualan bahan pokok benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Beras, gula pasir, minyak goreng, telur, hingga tepung terigu disiapkan dengan harga terjangkau guna menjaga stabilitas pasar, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan.
Gubernur Sulawesi Utara menegaskan bahwa intervensi pemerintah melalui gerakan pangan murah menjadi langkah strategis dalam mengendalikan inflasi daerah. Ia mengajak seluruh jajaran pemerintah, baik provinsi maupun kota, untuk aktif turun langsung memantau kondisi lapangan agar harga dan ketersediaan tetap terkendali.
Di sisi lain, Dandim 1310/Bitung menegaskan bahwa TNI siap mendukung penuh langkah-langkah pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi wilayah. Menurutnya, keterlibatan aparat bersama pemerintah merupakan bentuk nyata sinergi dalam memastikan masyarakat tetap merasa aman, baik dari sisi keamanan maupun kecukupan kebutuhan dasar.
Kehadiran Forkopimda dalam kegiatan tersebut menjadi simbol kolaborasi lintas sektor. Pasar murah ini tidak hanya memberi kemudahan akses bahan pokok, tetapi juga menjadi pesan kuat bahwa negara hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan.
Dengan pengawasan langsung dan koordinasi yang solid, diharapkan program serupa dapat terus berlanjut sebagai instrumen menjaga keseimbangan harga serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat Kota Bitung. (Lan)















