banner 468x60
Kab. KupangProv Nusa Tenggara Timur

Tuntaskan SPMB Sesuai Kuota Nasional, Perkuat Transformasi Pendidikan sebagai Sekolah Model

Avatar photo
3827
×

Tuntaskan SPMB Sesuai Kuota Nasional, Perkuat Transformasi Pendidikan sebagai Sekolah Model

Sebarkan artikel ini

Kupang – SMAN 5 Kupang berhasil menuntaskan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 sesuai kuota yang telah ditetapkan pemerintah. Memasuki pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan sesuai agenda yang telah disusun.

Kepala SMAN 5 Kupang, Veronika Wawo, S.Pd., M.Pd., mengatakan sekolah menerima 432 peserta didik baru yang terbagi ke dalam 12 rombongan belajar (rombel), dengan masing-masing rombel berjumlah 36 siswa. Jumlah tersebut telah memenuhi ketentuan standar nasional sehingga tidak terdapat lagi ruang untuk penambahan peserta didik.

banner 468x60

 

“Kuota penerimaan peserta didik baru di SMAN 5 Kupang telah terpenuhi 100 persen sesuai ketentuan yang berlaku. Seluruh rombongan belajar telah terisi sesuai kapasitas, sehingga proses penerimaan telah dinyatakan selesai,” ujar Veronika.

Baca Juga :  Turut Memeriahkan HUT TNI Kodim Gelar Pembagian Sembako Kepada Masyarakat Kurang Mampu Termasuk Warakawuri

 

Ia menjelaskan bahwa proses penerimaan peserta didik dilaksanakan melalui tiga jalur, yakni jalur domisili, jalur prestasi, dan jalur afirmasi. Seluruh kuota pada masing-masing jalur berhasil terpenuhi melalui proses seleksi yang berlangsung secara objektif, transparan, dan sesuai regulasi.

 

Setelah tahapan SPMB berakhir, sekolah langsung melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Pembukaan MPLS dilakukan secara serentak melalui kegiatan yang diinisiasi oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK), dengan pelaksanaan pembukaan di tingkat sekolah dipimpin oleh perwakilan yang telah ditunjuk. Hingga hari kedua pelaksanaan, seluruh kegiatan berjalan dengan baik serta mendapat respons positif dari peserta didik baru.

 

Dalam kesempatan tersebut, Veronika juga menegaskan bahwa SMAN 5 Kupang tidak memungut biaya pendaftaran dalam proses penerimaan peserta didik baru. Sementara itu, kontribusi pendidikan yang mengacu pada Peraturan Gubernur ditetapkan maksimal sebesar Rp100.000, dengan mekanisme pembayaran yang disesuaikan dengan kemampuan ekonomi masing-masing orang tua atau wali peserta didik.

Baca Juga :  Berkat Kepedulian, TKI NTT Dolviana Hoar Nahak Selamat dari Perdagangan Manusia

 

Selain itu, terdapat kebutuhan individu peserta didik sebesar Rp500.000 yang dialokasikan untuk pengadaan pakaian olahraga, buku panduan, dan atribut sekolah. Kebijakan tersebut telah dibahas secara terbuka bersama orang tua dalam rapat resmi dan disepakati berdasarkan rincian kebutuhan yang disampaikan oleh pihak sekolah.

 

Lebih lanjut, Veronika mengungkapkan bahwa SMAN 5 Kupang kini dipercaya menjadi salah satu Sekolah Model yang ditetapkan oleh Kementerian. Dari seluruh sekolah di Provinsi Nusa Tenggara Timur, hanya delapan sekolah yang memperoleh kepercayaan tersebut, dan SMAN 5 Kupang menjadi salah satunya.

Baca Juga :  Gubernur Melki Teken Persetujuan Final KUB Bank : Ini Bukan Sekadar Transaksi Bisnis, Ini Kerja Politik Pembangunan

 

Sebagai Sekolah Model, SMAN 5 Kupang mengimplementasikan berbagai inovasi pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan kompetensi abad ke-21, antara lain pembelajaran mendalam (deep learning), coding, dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI). Program ini merupakan bagian dari transformasi pendidikan nasional yang bertujuan membentuk peserta didik yang memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi.

 

“Penetapan SMAN 5 Kupang sebagai Sekolah Model merupakan bentuk kepercayaan sekaligus amanah yang harus kami jalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan berkualitas melalui penerapan pembelajaran mendalam, coding, serta kecerdasan artifisial, sehingga peserta didik memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masa depan,” tutup Veronika Wawo.

(Kevin)

banner 468x60
banner 468x60
error: Content is protected !!