Manado – KRI Selar-879 yang dikerahkan (Kodaeral VIII) Komando Daerah TNI AL VIII tiba di Pulau Kawio, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kamis (11/06/2026), untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi.
Sesaat setelah sandar, prajurit KRI Selar-879 bersama warga setempat melaksanakan pembongkaran bantuan yang selanjutnya didistribusikan ke lokasi-lokasi yang telah ditentukan. Penyaluran dilakukan dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah dan aparat setempat guna memastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan yang diangkut KRI Selar-879 terdiri dari 454 dus mie instan, 65 karung beras ukuran 50 kilogram, 48 dus air mineral, 51 pack minyak goreng, 70 baki telur, 150 lembar tikar, 15 dus biskuit, 5 dus susu UHT, 4 dus deterjen, 2 dus sabun cuci piring, 1 dus kopi instan, 3 dus tepung terigu, 5 dus pampers, 10 lusin minuman ringan, 8 dus snack, 2 dus obat-obatan, serta 1 dus masker.
Pengerahan KRI Selar-879 merupakan tindak lanjut perintah Panglima Koarmada VIII, Laksamana Muda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., dalam rangka mendukung penanganan dampak gempa di wilayah Kepulauan Sangihe.
Kepala Dinas Penerangan Koarmada VIII, Letkol Laut (P) Rudi Tandirerung, S.H., mengatakan bahwa pengiriman bantuan melalui jalur laut dilakukan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di daerah terdampak.
“Koarmada VIII mengerahkan KRI Selar-879 untuk membawa bantuan logistik yang dibutuhkan masyarakat. Kehadiran unsur KRI diharapkan dapat membantu proses penanganan dampak bencana serta mendukung upaya pemulihan di Pulau Kawio,” ujarnya.
Selain mendistribusikan bantuan, personel KRI Selar-879 juga melaksanakan pendataan kebutuhan lapangan sebagai bahan koordinasi lanjutan dengan instansi terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan berikutnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat pascagempa. (Red)















