banner 468x60
BeritaDaerahKota BitungProv. Sulawesi Utara

Danrindam XIII/Merdeka Tutup Latihan Yuddhawastu Pramukha Dikjurbaif dan Dikjurtaif TA 2025

Avatar photo
77
×

Danrindam XIII/Merdeka Tutup Latihan Yuddhawastu Pramukha Dikjurbaif dan Dikjurtaif TA 2025

Sebarkan artikel ini

BITUNG – Upacara Penutupan Latihan Yudha Awastu Pramukha dan Tradisi Pembaretan bagi prajurit siswa berlangsung khidmat dan penuh semangat juang, bertempat di Pantai Tanjung Merah, Jumat (06/03/2026).

Upacara tersebut dipimpin oleh Inspektur Upacara Wempi Ramandey selaku Komandan Rindam XIII/Merdeka. Sementara itu, bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Ade Rohmat Wahyudin selaku Komandan Secata Rindam XIII/Merdeka.

banner 468x60

Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 632 prajurit infanteri, yang terdiri dari 509 prajurit Tamtama peserta Dikjurtaif Abit Dikmata II TNI AD Gelombang III TA 2025 (OV) serta 123 prajurit Bintara peserta Dikjurbaif Abit Dikmaba Infanteri TNI AD Gelombang II TA 2025 (OV) yang telah menyelesaikan rangkaian latihan serta pendidikan yang penuh tantangan.

Upacara penutupan ini menjadi momentum penting bagi para prajurit siswa setelah melalui berbagai tahapan latihan fisik, taktik, serta pembinaan mental yang bertujuan membentuk prajurit infanteri yang tangguh, disiplin, dan profesional.

Dalam amanatnya, Inspektur Upacara Brigjen TNI Wempi Ramandey membacakan amanat Letjen TNI Iwan Setiawan selaku Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) TNI AD.

Baca Juga :  Kepala Rutan Tarutung Buka Secara Resmi Kegiatan Pembinaan Fisik, Mental dan Disiplin (FMD) Pegawai

Dalam amanat tersebut disampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Momentum ini juga bertepatan dengan bulan suci Ramadan, sehingga disampaikan pula ucapan selamat menunaikan ibadah puasa bagi prajurit yang menjalankannya.

“Segala puji dan syukur kita haturkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya hari ini kita masih dapat melaksanakan upacara Pramukha Dikjurbaif Abit Dikmaba Infanteri TNI AD Gelombang II TA 2025 (OV) dan Dikjurtaif Abit Dikmata Infanteri TNI AD Gelombang III TA 2025 (OV). Saat ini juga bertepatan dengan bulan suci Ramadan, saya sekaligus mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang melaksanakannya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Pendidikan Kejuruan Bintara Infanteri (Dikjurbaif) dan Pendidikan Kejuruan Tamtama Infanteri (Dikjurtaif) bukan sekadar pelatihan rutin, melainkan proses pembentukan karakter prajurit infanteri yang tangguh, tanggap, dan bermoral.

“Selama pendidikan kalian telah menempa diri untuk menjadi prajurit yang tangguh dan siap mengabdikan diri kepada bangsa dan negara,” ungkapnya.

Baca Juga :  Wakil Bupati Kabupaten Tapanuli Utara Berikan Secara Simbolis Remisi Umum (RU) kepada Narapidana Rutan Tarutung

Lebih lanjut disampaikan bahwa para prajurit yang berhasil menyelesaikan pendidikan ini juga berhak mengenakan Baret Yuddhawastu Pramukha, yang merupakan identitas sekaligus kebanggaan prajurit Korps Infanteri sebagai pasukan yang berada di garis terdepan dalam setiap medan penugasan.

Menurutnya, Yuddhawastu Pramukha merupakan puncak dari proses pembentukan prajurit infanteri, sekaligus menjadi kawah candradimuka yang menandai sahnya para prajurit menjadi bagian dari keluarga besar Korps Infanteri.

“Predikat sebagai prajurit infanteri yang baru saja kalian sandang bukan sekadar simbol, tetapi amanah besar yang menuntut tanggung jawab di pundak kalian,” tegasnya.

Ia juga menekankan kepada para Bintara bahwa mereka merupakan tulang punggung satuan serta menjadi penghubung antara perwira dengan pelaksanaan tugas di lapangan. Oleh karena itu, para prajurit diminta untuk selalu menjaga integritas, moral, etika, kedisiplinan, serta loyalitas sebagai bekal dalam memimpin di tingkat regu.

Selain itu, para prajurit juga diingatkan untuk terus meningkatkan kemampuan teknik dan taktik militer, menguasai navigasi darat, kemampuan menembak, serta taktik manuver regu baik secara konvensional maupun non-konvensional.

Baca Juga :  Menteri Nusron Tekankan Meritokrasi dalam Pengembangan SDM Kementerian ATR/BPN

Di akhir amanatnya, ia berpesan kepada seluruh prajurit yang lulus agar menjaga nama baik TNI Angkatan Darat serta memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.

“Setelah ini kalian akan tersebar ke berbagai satuan infanteri di seluruh penjuru tanah air. Bawalah semangat Yuddhawastu Pramukha ke mana pun kalian bertugas,” pesannya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pendidikan yang telah mendidik dan melatih para prajurit hingga dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberkahi setiap langkah pengabdian kita kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri para pejabat jajaran Rindam XIII/Merdeka, para perwira dan pelatih Dikjurbaif serta Dikjurtaif, para siswa, perwakilan Polri, Camat Matuari, serta para orang tua siswa yang turut menyaksikan momen kebanggaan tersebut.

banner 468x60
banner 468x60
error: Content is protected !!