banner 468x60
Kab. Toba

Pembangunan Dan Rehabilitasi Gedung Sekolah SMA Negeri 2 Balige Rawan Penyelewengan

Avatar photo
99578
×

Pembangunan Dan Rehabilitasi Gedung Sekolah SMA Negeri 2 Balige Rawan Penyelewengan

Sebarkan artikel ini

Balige – Pembangunan dan Rehabilitasi gedung sekolah SMA Negeri 2 Balige rawan penyelewengan, faktanya bahwa pembangunan dan rehabilitasi tersebut masih menggunakan Besi bongkaran bekas bangunan yang lama.

” Nah ini kan besi bekas, masa dari bangunan yang sudah lama dipasang lagi? Apakah ini sesuai dengan RAB? Ini menjadi temuan merupakan kejanggalan. Ini sangat rawan penyelewengan.” ungkap Aris Pasaribu salah satu pemerhati Pendidikan.(5 November 2025)

banner 468x60

Dikonfirmasi kepada Ani Nadapdap, Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Balige menyatakan bahwa besi bekas bongkaran tersebut akan dilelang.

” Mohon kita semua memberi Perhatian agar rehab itu berjalan dengan baik, karena sdh 3 tahun gedung itu ridak terpakai, Puji Tuhan Tahun ini sekolah kita diberi Kesempatan utk rehab.” jawab Ani Nadapdap lewat aplikasi Wa.

Baca Juga :  Polsek Silaen Jajaran Polres Toba Laksanakan Police Go To School Di SMK N 1 Sigumpar
Gambar | Pada Gambar Pengerjaan Pembangunan Dan Rehabilitasi Gedung Sekolah SMA Negeri 2 Balige, Tukang Tampak Mengikat Besi Bekas Bongkaran Dari Bangunan Lama.

Ditanya, menggunakan besi bekas pada pembangunan dan rehabilitasi SMA Negeri 2 Balige apakah itu sesuai dengan juklak dan juknisnya?

“Jika itu dilaksanakan , itu tidak sesuai, Ini harus dilelang pak.” jawab Ani Nadapdap.

Berbeda dengan keterangan seorang anggota Panitia bahwa penggunaan besi bekas bongkaran dari bangunan lama itu sudah sesuai dengan juklak dan juknisnya. Ditanya apakah dia pernah melihat RAB?

Baca Juga :  Pengelolaan Dana Bos SD 173104 Tarutung Jadi Sorotan, Gedung Sekolah Tampak Minim Perawatan Dan Pemeliharaan

” Sesuai juknis bisa, pernah. Itu sudah dimasukkan dalam perubahan RAB.” jawab Sitompul salah satu anggota panitia pembangunan SMA Negeri 2 Balige.

Sitompul menjelaskan bahwa di RAB lama, besi bekas tidak dimasukkan di RAB lama dan setelah RAB diperbaharui maka besi bekas bongkaran yang layak pakai bisa dipergunakan.

Ditanya, tentang perubahan RAB dengan anggaran yang sama, RAB sebelumnya tidak menggunakan besi bekas bongkaran dan RAB perubahan bisa menggunakan besi bekas, apakah anggarannya akan berkurang?

Baca Juga :  PT Toba Pulp Lestari Tbk Menegaskan Komitmen Menjaga Kondisi Kondusif Di Tanah Toba

” Anggarannya tetap seperti itu pak, tetap seperti itu jumlahnya kalau masuk dari kementerian,” jawab Sitompul.

Menanggapi pernyataan Panitia, Aris Pasaribu menyatakan bahwa pembangunan tersebut tanggung jawab Kepala Sekolah,

” Revitalisasi ini adalah swakelola tentunya adalah tanggung jawab kepala sekolah. Jawaban anggota panitia dan kepala sekolah sangat berbeda. Hal ini perlu diawasi, dan jika tidak banyak pengembalian, itu mustahil.. Untuk membeli besi barunya kemana uangnya? Kita belum lakukan peliputan terkait penggunaan Dana Bos..” jelas Aris.

(Timbul Simanjuntak)

banner 468x60
banner 468x60
error: Content is protected !!