BITUNG – Atmosfer penuh semangat dan sportivitas terasa kuat dalam ajang olahraga beladiri Street Fighter bertajuk “Baku Sayang X Baku Hantam” yang diprakarsai Panitia Bitung Fighting Club, bertempat di kawasan Taman Dotulong/Tugu Adipura, Kelurahan Madidir Weru, Sabtu (28/02/2026).
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang adu kemampuan, tetapi juga wadah pembinaan karakter bagi generasi muda. Melalui olahraga beladiri, para peserta diajak menjunjung tinggi disiplin, pengendalian diri, serta menjadikan kompetisi sebagai sarana mempererat persaudaraan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bitung, Anita Lomban, yang mewakili Wali Kota Bitung, Kepala Badan Kesbangpol Kota Bitung, Camat Madidir, unsur TNI-Polri, Kepala BNN Bitung, para atlet, pelatih, serta undangan lainnya.
Komandan Secata Rindam XIII/Merdeka, Secata Rindam XIII/Merdeka Letkol Inf Ade R. W., S.I.P., M.H., M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai ajang seperti ini memiliki nilai strategis dalam membina potensi generasi muda agar tersalurkan melalui jalur yang positif dan terarah.
Menurutnya, ke depan kegiatan serupa dapat dikemas lebih kompetitif, misalnya dengan memperebutkan piala sebagai bentuk penghargaan atas prestasi atlet. Ia juga berharap dukungan penuh dari Forkopimda agar event-event olahraga seperti ini terus berkembang dan berkelanjutan.
“Banyak atlet MMA nasional berawal dari kegiatan-kegiatan seperti ini. Dari ruang sederhana, lahir petarung-petarung hebat. Bukan tidak mungkin, dari Bitung akan muncul atlet yang membawa nama daerah ke tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung kegiatan positif yang memberi ruang bagi anak-anak muda mengembangkan bakat, membangun mental juara, serta meraih masa depan yang lebih cerah melalui olahraga.
Melalui ajang ini, diharapkan semangat sportivitas, solidaritas, dan kebanggaan daerah semakin tumbuh di kalangan generasi muda Kota Bitung.
Sementara itu Ketua Panitia Mario Mamuntu mengatakan kegiatan ini sengaja diciptakan sebagai ruang positif bagi generasi muda yang memiliki minat di bidang olahraga beladiri.
Mario menegaskan, Bitung Fighting Club ingin menghadirkan event yang bukan hanya kompetitif, tetapi juga membangun karakter dan mental bertanding para atlet. Ia berharap ke depan ajang ini dapat digelar lebih besar, lebih profesional, serta mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak.
Kami ingin kegiatan ini berkelanjutan kalau dikelola dengan baik dan mendapat dukungan bersama, bukan tidak mungkin dari sini lahir atlet-atlet hebat yang mampu membawa nama Kota Bitung ke tingkat nasional bahkan internasional,” tambahnya. (Lan)















