BITUNG — Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bitung turun langsung meninjau lokasi kebakaran yang terjadi di Kecamatan Aertembaga, Rabu malam (31/12/2025).
Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H. bersama Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E., Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka, S.Sos, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ, serta Danyonmarhanlan VIII Letkol Mar Helmi Hamsyir, M.Tr.Opsla, berada di lokasi untuk memastikan penanganan kebakaran berjalan optimal.
Kebakaran yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 22.40 Wita tersebut mengakibatkan kerusakan berat pada sejumlah fasilitas pendidikan dan bangunan pendukung.
Bangunan SD GMIM 1 Aertembaga dilaporkan mengalami kerusakan parah, dengan beberapa ruang kelas hangus terbakar. Satu unit rumah dinas guru di kompleks sekolah tersebut juga turut terdampak.
Selain itu, SMP Kristen Aertembaga mengalami kerusakan pada ruang perpustakaan dan sejumlah ruang kelas akibat jilatan api. Kebakaran juga berdampak pada bangunan Pastori Gereja Imanuel Aertembaga.
Di lokasi kejadian, Kapolres Bitung bersama pimpinan daerah dan stakeholder terkait meninjau langsung kondisi bangunan yang terbakar serta menyampaikan keprihatinan dan dukungan moril kepada pihak sekolah dan jemaat gereja yang terdampak musibah.
Upaya pemadaman melibatkan berbagai unsur dengan mengerahkan total beberapa unit armada, yakni empat unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkot Bitung, satu unit Damkar Pelindo Bitung, satu unit Damkar PT MNS, satu unit Damkar motor, dua unit mobil suplai air Perumda Air Kota Bitung, serta satu unit mobil suplai air milik PT MNS.
Kasi Humas Polres Bitung AKP Abdul Natip Anggai menjelaskan bahwa hingga saat ini penyebab kebakaran masih belum dapat dipastikan dan tengah dalam penanganan aparat kepolisian.
“Tim INAFIS Polres Bitung telah diturunkan untuk melakukan olah TKP guna mengungkap sumber api dan penyebab terjadinya kebakaran,” ujarnya.
Polres Bitung mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak berspekulasi, serta menunggu hasil resmi penyelidikan yang saat ini masih berlangsung. (Lan)















