banner 468x60
BeritaDaerahKota BitungProv. Sulawesi Utara

Hadiri Doa Akhir Tahun, Dandim 1310 Bitung Soroti Makna Harmoni Sosial

Avatar photo
19
×

Hadiri Doa Akhir Tahun, Dandim 1310 Bitung Soroti Makna Harmoni Sosial

Sebarkan artikel ini

BITUNG — Pemerintah Kota Bitung bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menutup rangkaian kegiatan akhir tahun 2025 dengan menggelar ibadah dan doa bersama lintas agama, Rabu (31/12/2025). Kegiatan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga persatuan, toleransi, dan kedamaian di tengah keberagaman masyarakat Kota Bitung.

Ibadah doa bersama yang berlangsung di Gedung BPU S.H. Sarundajang tersebut dihadiri jajaran pimpinan daerah, TNI-Polri, perwakilan instansi vertikal, tokoh agama lintas keyakinan, serta insan pers. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan kuatnya sinergi dan kebersamaan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan di Kota Bitung.

banner 468x60

Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Ulke Tendean, S.Th., mengusung tema “Harmoni Dalam Perbedaan”. Selanjutnya, doa bersama dipanjatkan oleh para tokoh agama yang mewakili enam agama di Indonesia, yakni Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.

Baca Juga :  Pemerintah Kecamatan Harian bersama Pemdes Se-kecamatan Harian Melakukan Rapat Koordinasi Tingkat Kecamatan

Melalui doa lintas agama tersebut, seluruh peserta memohon keselamatan, kedamaian, serta keberkahan bagi Kota Bitung dalam menyongsong tahun 2026. Suasana khidmat dan penuh kebersamaan terasa sepanjang kegiatan berlangsung.

Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ menyampaikan bahwa doa bersama di penghujung tahun menjadi ruang refleksi kolektif bagi seluruh elemen masyarakat untuk menutup tahun dengan ketenangan dan harapan yang lebih baik.

Baca Juga :  Forkopimda Bitung Bergerak, Pengamanan Nataru Jadi Perhatian Serius

“Kegiatan ini memberi makna berbeda dalam menyambut tahun baru, bukan sekadar perayaan, tetapi juga perenungan bersama demi masa depan Kota Bitung yang aman, rukun, dan sejahtera,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kebersamaan lintas agama yang terbangun dalam doa bersama ini merupakan kekuatan sosial yang perlu terus dijaga sebagai fondasi persatuan dan komitmen kebangsaan.

Baca Juga :  Babinsa 1621 Melakukan Komsos ke Sekolah, Ini Tujuannya

Doa bersama akhir tahun tersebut diharapkan menjadi awal yang baik bagi seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat Kota Bitung untuk melangkah ke tahun 2026 dengan semangat toleransi, kebersamaan, dan optimisme. (Lan)

banner 468x60
banner 468x60
error: Content is protected !!