banner 468x60
Kab. Tapanuli Utara

Bank NTT Genjot Penyaluran KUR 2026, Fokus pada Pekerja Migran

Avatar photo
2630
×

Bank NTT Genjot Penyaluran KUR 2026, Fokus pada Pekerja Migran

Sebarkan artikel ini

Kupang – Bank NTT terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2026. Saat ini, persiapan penyaluran KUR disebut telah memasuki tahap akhir dengan total kuota mencapai Rp350 miliar yang akan disalurkan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Nusa Tenggara Timur.

Direktur Utama Charlie Paulus menjelaskan bahwa program tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pembiayaan masyarakat produktif, khususnya sektor usaha kecil yang selama ini membutuhkan dukungan modal usaha berbunga ringan.

banner 468x60

Dari total plafon yang disiapkan, sekitar Rp100 miliar dialokasikan untuk KUR mikro, Rp200 miliar bagi KUR kecil, dan Rp50 miliar secara khusus diperuntukkan bagi pembiayaan pekerja migran Indonesia (PMI) asal NTT. Skema khusus PMI itu diharapkan mampu membantu calon tenaga kerja migran dalam memenuhi kebutuhan biaya pelatihan, administrasi, hingga keberangkatan ke negara tujuan.

Baca Juga :  Kantor Pertanahan Kabupaten Tapanuli Utara Laksanakan Monitoring dan Evaluasi Peningkatan Kualitas Data KW 4, 5, dan 6

Bank NTT juga menargetkan ribuan debitur baru dapat memperoleh akses pembiayaan pada tahun ini. Selain meningkatkan pertumbuhan UMKM, program KUR dinilai penting dalam menciptakan lapangan kerja baru serta memperkuat ekonomi daerah berbasis masyarakat kecil.

Baca Juga :  Polres Taput Kembali Menangkap Tiga Tersangka Kasus Narkoba, Ketua MUI Dan LADN Berikan Apresiasi

Menurut pihak bank, evaluasi terhadap penyaluran KUR sebelumnya menjadi perhatian utama agar kualitas kredit tetap terjaga. Karena itu, Bank NTT kini memperkuat sistem verifikasi dan pendampingan kepada debitur agar pembiayaan benar-benar digunakan untuk kegiatan produktif.

Baca Juga :  Kantor Pertanahan Tapanuli Utara Gelar Rapat Strategi Komunikasi Bersama Humas

Selain pembiayaan usaha umum, sektor pertanian, perdagangan, dan usaha berbasis rumah tangga diproyeksikan menjadi sasaran utama penyaluran KUR tahun 2026. Pemerintah daerah bersama lembaga perbankan juga terus mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat agar pemanfaatan kredit berjalan sehat dan berkelanjutan.

Program KUR tersebut diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus mempercepat pertumbuhan UMKM di berbagai wilayah Nusa Tenggara Timur.

(Kevin)

banner 468x60
Editor: TIMBUL SIMANJUNTAK
banner 468x60
error: Content is protected !!