banner 468x60
BeritaDaerahKota BitungProv. Sulawesi Utara

Peresmian Monumen Samuel Languyu, Dankodaeral VIII Terima Pengukuhan Warga Adat Sulut

Avatar photo
17
×

Peresmian Monumen Samuel Languyu, Dankodaeral VIII Terima Pengukuhan Warga Adat Sulut

Sebarkan artikel ini

BITUNG – Dankodaeral VIII, Laksamana Muda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., meresmikan Monumen Pahlawan Nasional Samuel Languyu sekaligus menerima pengukuhan sebagai Warga Adat Sulawesi Utara, bertempat di Satuan Patroli (Satrol) Kodaeral VIII, Kota Bitung, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan diawali dengan pembacaan sejarah singkat Samuel Languyu sebagai tokoh pejuang dan pahlawan asal Sulawesi Utara. Peresmian monumen ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Dankodaeral VIII, dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti bersama Wali Kota Bitung serta sesi foto bersama di depan Patung Samuel Languyu.

banner 468x60

Pada kesempatan tersebut, Dankodaeral VIII juga mengikuti prosesi penganugerahan adat berupa pemasangan atribut adat Minahasa, yakni baju Kabasaran, serta pemberian gelar adat sebagai bentuk penghormatan dan pengakuan dari masyarakat adat Sulawesi Utara. Rangkaian acara berlangsung khidmat dengan doa bersama dan penyambutan melalui Tarian Kabasaran, tarian kehormatan khas Sulawesi Utara.

Baca Juga :  Pelantikan Anggota DPRD Provinsi NTT periode 2024-2029, Berikut Nama Anggota DPRD NTT Yang Dilantik

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Wakil Komandan Kodaeral VIII, Pejabat Utama Kodaeral VIII, Kazona, Wali Kota Bitung, Wakil Wali Kota Bitung, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bitung, serta tamu undangan lainnya.

Baca Juga :  Kodaeral VIII Bersama Tim Gabungan Amankan Barang Ilegal

Dalam sambutannya, Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselenggaranya kegiatan peresmian monumen dan pengukuhan dirinya sebagai warga adat Sulawesi Utara dalam keadaan sehat.

Menurutnya, peresmian Patung Samuel Languyu bukan sekadar simbol fisik, melainkan bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa, keteladanan, serta kontribusi besar Samuel Languyu bagi masyarakat dan daerah Sulawesi Utara.

“Nilai-nilai perjuangan, keberanian, kebijaksanaan, serta kecintaan terhadap tanah dan budaya Minahasa yang diwariskan oleh Samuel Languyu merupakan warisan luhur yang patut kita jaga dan teladani bersama, khususnya oleh generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Baca Juga :  Kodaeral VIII Fasilitasi 200 Siswa, Ikuti Pelatihan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang III 2025

Pada kesempatan yang sama, Dankodaeral VIII menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pemangku adat dan masyarakat Sulawesi Utara atas kepercayaan dan kehormatan yang diberikan melalui pengukuhan sebagai warga adat.

“Pengukuhan ini merupakan kehormatan besar sekaligus amanah yang akan saya junjung tinggi dengan penuh tanggung jawab, serta menjadi bukti nyata kedekatan dan sinergi antara TNI Angkatan Laut, khususnya Kodaeral VIII, dengan masyarakat adat Sulawesi Utara,” tegasnya. (Red)

banner 468x60
banner 468x60
error: Content is protected !!