banner 468x60
BeritaDaerahKota BitungProv. Sulawesi Utara

Pemkot Bitung Gelar Upacara Adat Tulude 2026, Walikota Bitung Terima Gelar Adat

Avatar photo
4
×

Pemkot Bitung Gelar Upacara Adat Tulude 2026, Walikota Bitung Terima Gelar Adat

Sebarkan artikel ini

BITUNG – Pemerintah Kota Bitung menggelar Pagelaran Adat Tulude Tahun 2026 di Kantor Wali Kota Bitung, Jumat (30/01/2026). Kegiatan adat ini menjadi ruang refleksi spiritual sekaligus penguatan jati diri budaya masyarakat Nusa Utara yang hidup dan berkembang di Kota Bitung.

Tulude merupakan tradisi adat tahunan masyarakat Nusa Utara, terutama Sangihe dan Talaud, yang dimaknai sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas perjalanan kehidupan selama satu tahun. Upacara ini juga menjadi doa dan pengharapan bersama dalam menyongsong tahun yang baru dengan semangat pembaruan dan kehidupan yang lebih baik.

banner 468x60

Lebih dari sekadar seremoni adat, Tulude memiliki makna spiritual dan kultural yang mendalam, sebagai ajakan untuk membersihkan diri, mempererat ikatan persaudaraan, mengenang jasa para leluhur, serta memperkuat nilai kebersamaan, toleransi, dan persatuan di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk. Tradisi ini sekaligus menjadi simbol kearifan lokal yang terus dijaga relevansinya di tengah dinamika zaman.

Baca Juga :  Paripurna DPRD Bitung, Walikota Bitung Hengky Honandar : Komitmen Laksanakan Semua Program Berorientasi Pada Kepentingan Rakyat

Dalam sambutannya, Wali Kota Bitung menegaskan bahwa Pagelaran Adat Tulude menghadirkan suasana yang penuh kekhusyukan dan makna rohani. Menurutnya, Tulude merupakan perwujudan iman dan rasa syukur, sekaligus menjadi momentum spiritual untuk meninggalkan hal-hal lama dan menapaki tahun yang baru dengan hati yang bersih serta semangat yang diperbarui.

Tema Pagelaran Adat Tulude Tahun 2026, “Harmony in Diversity” dalam Bahasa adatnya “Karima Dame Gighile Mang Tumendang”, ditegaskan sebagai nilai dasar dalam arah pembangunan Kota Bitung. Tema ini menjadi pengingat bahwa keberagaman bukanlah penghalang, melainkan kekuatan utama dalam mewujudkan Bitung yang maju dan berdaya saing.

Baca Juga :  Dankodaeral VIII Jenguk Korban Insiden Melonguane di RS Kandou Manado

Wali Kota Bitung menekankan bahwa proses pembangunan harus dilandasi persatuan, toleransi, kebersamaan, dan sikap saling menghormati. Tidak boleh ada sekat yang memecah persaudaraan, serta tidak boleh ada perbedaan yang melemahkan kekuatan kolektif masyarakat. Justru dari keberagaman itulah Kota Bitung mampu tumbuh, kokoh, dan terus melangkah maju.

Pemerintah Kota Bitung juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh masyarakat, khususnya warga keturunan Nusa Utara di Kota Bitung, yang secara konsisten menjaga dan melestarikan Upacara Adat Tulude di tengah tantangan modernisasi dan globalisasi. Pelestarian tradisi ini dipandang sebagai bentuk kecintaan terhadap identitas budaya sekaligus kontribusi nyata dalam memperkaya khazanah budaya daerah dan Sulawesi Utara.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Bitung menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penganugerahan Gelar Adat “Bataha Ikamanggi Torehe Tulung Banua”, yang bermakna pemimpin arif dan bijaksana dalam menjaga serta memelihara negeri. Gelar adat tersebut dimaknai sebagai amanah moral untuk terus memimpin dengan kebijaksanaan, keadilan, ketulusan, serta keberpihakan kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang.

Baca Juga :  Serah Terima Jabatan Walikota Bitung : Awal Baru Harmonisasi Menuju Bitung Maju

Bersama Wakil Wali Kota Bitung, Pemerintah Kota Bitung menegaskan komitmennya untuk menjalankan pemerintahan yang tertib, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, dalam semangat Harmonisasi Menuju Bitung Maju.

Pagelaran Adat Tulude 2026 dihadiri oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar, SE, Ketua TP PKK Kota Bitung Ny. Ellen Honandar Sondakh, SE, Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka, S.Sos, jajaran Forkopimda, pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah dan perangkat daerah, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat undangan keturunan Nusa Utara. (Lan)

banner 468x60
banner 468x60
error: Content is protected !!