Beberapa orang tua siswa keluhkan kinerja Kepala Sekolah SD Negeri 177928 Purbasinomba, sebab menurut mereka bahwa Termi Sirait sebagai Kepala Sekolah SD 177928 Purbasinomba dituding tidak becus dalam melaksanakan tupoksinya sebagai Kepala Sekolah,
“Sejak awal Ibu kepsek itu bertugas sebagai kepala sekolah di SD Negeri Purbasinomba jarang masuk kantor, bagaimana mau meningkatkan mutu pendidikan di SD ini, kalau beliau jarang masuk.?” ungkap Pasaribu salah satu orang tua siswa. (13 April 2026)
Dijelaskan pula, bahwa bukan hanya mengenai tentang tupoksi absensi kehadiran beliau di sekolah, di Sekolah SD Negeri 177928 Purbasinomba juga diduga adanya penyalahgunaan Dana Bos.
” Berkali-kali hal ini sudah kami sampaikan ke Komite Sekolah, untuk hal ini disampaikan ke Dinas Pendidikan. Tapi malah mereka juga mengatakan bahwa ke mereka juga demikian tidak dilibatkan.” sambungnya.
Sebelumnya, hal tersebu sudah pernah dikonfimasi kepada Demas Simanjuntak sebagai ketua Komite SD Negeri 177928 Purba Sinomba, Demas Simanjuntak juga membenarkan hal tersebut, beliau mengatakan bahwa dalam perencanaan dan awal pekerjaan pihak Komite tidak dilibatkan.
” Kami pernah diundang tapi sudah mulai pekerjaan pembongkaran atap-atap ruangan. Apalagi yang kami rapatkan karena sudah dilaksanakan.” jawab Demas Simanjuntak.
Ditanya apakah pernah dilibatkan dalam penggunaan Dana Bos?
” Hampir 5 tahun Dia sebagai Kepala Sekolah Komite tidak pernah dilibatkan dalam penggunaan Dana Bos. Kalau Kepala sekolah sebelumnya masih bagus koordinasinya. ” jawab Demas Simanjuntak.
” Hampir 5 tahun Dia sebagai Kepala Sekolah Komite tidak pernah dilibatkan dalam penggunaan Dana Bos. Kalau Kepala sekolah sebelumnya masih bagus koordinasinya. ” jawab Demas Simanjuntak.
Menanggapi informasi tersebut, orang tua siswa juga mempertanyakan terkait penggunaan Dana Bos di SD Negeri 177928 Purbasinomba,
” Dari Revitalisasi dan Dana Bos, Komite tidak dilibatkan! Kita sudah lihat data di Dana Bos sangat mencurigakan. Perlu diperiksa terkait laporan keuangannya sekolah tersebut. Sudah tidak menghargai Komite, karena tempat kami memberi masukan dan kritik ke sekolah tersebut iyalah Komite. Nanionjar nihepeng do nuaeng boi kepala sekolah? Harapan kami kepala sekolah ini kiranya Bupati JTP untuk melakukan evaluasi.” tutup Pasaribu.
Berikut rincian laporan penggunaan Dana Bos SD Negeri 177928 Purbasinomba TA 2025 ;
Tahap 1
- Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 32.350.000
- Administrasi kegiatan sekolah Rp 3.301.975
- Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 3.150.000
- Langganan daya dan jasa Rp 1.027.091
- Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 6.085.631
- Pembayaran honor Rp 12.000.000
- pengembangan perpustakaan Rp 26.262.000
- kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 550.000
- kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 783.950
- administrasi kegiatan sekolah Rp 16.114.353
- pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 1.825.000
- langganan daya dan jasa Rp 1.050.000
- pembayaran honor Rp 11.400.000
Total Dana Rp 57.985.303
Dari rincian tersebut, diduga banyak selisih antara laporan dan fakta dilapangan. Dalam kunjungan 5 kali tim media ke sekolah tersebut untuk melakukan konfirmasi, Termi Sirait tidak pernah berada di sekolah tersebut. Dengan terbitnya berita ini, beberapa orang tua siswa SD Negeri 177928 Purbasinomba meminta kepada Bupati Tapanuli Utara khususnya Dinas Pendidikan Taput untuk segera mengavaluasi Kepala Sekolah SD Negeri 177928 Purbasinomba tersebut.
(TIM)
Berita sebelumnya ;















