MANADO — Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut VIII (Dankodaeral VIII) Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., melaksanakan kunjungan kerja ke Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Selasa (27/01/2025).
Dalam rangka mempererat sinergi antara TNI Angkatan Laut, pemerintah daerah, serta masyarakat di wilayah perbatasan.
Kedatangan Dankodaeral VIII beserta rombongan disambut secara resmi oleh Bupati Kepulauan Talaud, Bapak Welly Titah, di Pelabuhan Umum Melonguane.
Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dengan nuansa adat khas Talaud, ditandai dengan pengalungan kain koffo khas Melonguane, penampilan Tarian Bara’a, serta doa adat yang dipimpin oleh tetua adat (Ratumbanua) Talaud sebagai wujud permohonan perlindungan, berkat, dan keselamatan kepada Sang Pencipta (Mawu Ruata).
Dalam kesempatan tersebut, Dankodaeral VIII menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh pemerintah daerah dan masyarakat Melonguane.
Ia menegaskan bahwa kunjungan kerja ini bertujuan untuk meninjau secara langsung kondisi satuan TNI Angkatan Laut di wilayah Talaud, sekaligus memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam menjaga stabilitas keamanan laut serta mendukung pembangunan di daerah perbatasan.
Dalam rangkaian kegiatan kunjungan kerja tersebut, Dankodaeral VIII juga melaksanakan tatap muka dan dialog bersama para tokoh masyarakat serta tokoh agama yang didampingi langsung oleh Bupati Kepulauan Talaud, bertempat di Kantor Bupati Melonguane.
Kegiatan ini menjadi sarana komunikasi terbuka guna menyejukkan situasi serta menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban di wilayah Melonguane.
Pada kesempatan tersebut, Dankodaeral VIII menyampaikan apresiasi kepada para tokoh masyarakat atas peran aktifnya dalam menjaga stabilitas dan ketertiban wilayah.
Ia menegaskan komitmen TNI Angkatan Laut untuk senantiasa bersikap profesional, transparan, serta terbuka terhadap setiap masukan dan aspirasi masyarakat.
Dankodaeral VIII juga menegaskan bahwa setiap permasalahan yang melibatkan oknum prajurit TNI AL akan ditangani secara tegas, objektif, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana yang aman dan damai, serta mengedepankan dialog sebagai sarana penyelesaian setiap perbedaan maupun kesalahpahaman.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan yang harmonis antara TNI Angkatan Laut, pemerintah daerah, dan masyarakat Melonguane semakin solid, sehingga mampu menciptakan situasi wilayah yang aman, kondusif, serta mendukung terwujudnya kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya di wilayah Kepulauan Talaud.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama (PJU) Kodaeral VIII, Danlanal Melonguane, unsur Forkopimda Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud, para tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya. (Red)















