banner 468x60

Bus Penumpang Umum Terjun Kejurang 2 Meninggal 11 Luka – Luka

Avatar photo
banner 468x60

TAPUT – Bus penumpang umum jenis mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi BB 7014 BB merek kesatuan Sumatera Tapanuli Transfort ( STT ) terjun ke jurang sedalam 30 mengakibatkan 2 orang meninggal dunia , 1 luka berat dan 10 luka ringan.

 

Peristiwa tersebut terjadi, Minggu, ( 7/ 1 /2024 ) sekira pukul 6.30 wib, di jalan lintas Sumatera KM 32– 33 Tarutung – Sibolga tepatnya di Dusun Parsingkaman Desa Pagaranlambung I Kecamatan Adian Koting Kabupaten Taput.

 

Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak, S.H, S.I.K, melalui Kasat Lantas AKP Dahnial Saragih membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.

 

Baca Juga :  Kasus Dugaan Penyebaran Hoaks Rocky Gerung, 45 Pertanyaan Disampaikan Oleh Tipidum Bareskrim Polri

Sebut Dahnial, Bus yang dikemudikan oleh Madogar Manurung ( 56 ) warga Desa Tornauli Dolok, Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara itu, mengakibatkan Supir dan 1 penumpang meninggal dunia di tempat kejadian, 1 orang luka berat dan 10 luka ringan.

 

Korban meninggal dunia yaitu supirnya sendiri Madongar Manurung dan FM, sedangkan yang luka berat yaitu NN dan Luka ringan

NA, MS, R, LT, YAN, MT, LMS, TKL, RJL, MTS.

 

Menurut keterangan salah seorang saksi yaitu penumpang nya sendiri bernana Nelsandi Nasution yang mengakami luka berat, penyebab kecelakaan itu terjadi karena supirnya saat mengemudikan mobil sedang mengantuk.

Baca Juga :  Spontan, Bupati Samosir Berikan Hadiah Kepada Siswa Yang Dapat Juara

 

Saat mereka berangkat dari Tarutung menuju Sibolga sekitar pukul 06.00 wib, diperjalanan supirnya sudah mengantuk mengemudikan mobil.

 

Sebelum terjadi kecelakaan, saksi NN sudah mengingatkan supirnya dengan berkata” Kalau ngantuk lebih baik kita istirahat dulu” namun supir menjawab tidak apa-apa.

 

Tepat di TKP posisi jalan lurus dan menurun, mobil melaju tidak terkontrol lalu terjun kejurang sedalam 30 meter sebelah kiri searah tujuanya.

 

Keterangan saksi NN di kuatkan dengan keterangan saksi lain yang berstatus sebagai penumpang mobil tersebut.

Baca Juga :  Diskusi Rencana Kerja Program CSR SOL Tahun 2024 di Kabupaten Tapanuli Utara

 

Polisi sudah melakukan olah TKP kejadian tersebut sedangkan kedua korban yang meninggal dunia sudah di serahkan kepada keluarganya.

 

Untuk korban luka-luka, setelah sempat di rawat di puskesmas Adiankoting sudah di jemput keluarga masing-masing dan yang luka berat masih dalam perawatan. Sedangkan mobilnya masih belum di evakuasi dari jurang menunggu mobil derek tiba.

(Red)

banner 468x60
error: Content is protected !!