banner 468x60

Panitia penyelenggara Turnamen Volly Ball perebutan Piala Abdul Karim Hsb Abaikan pemerinta Desa

Avatar photo
banner 468x60

Labuhanbatu – Panitia penyelenggara turnamen Volly Ball perebutan wakil anggota DPRD Labuhanabtau Abdul Karim Hasibuan abaikan Pemerinta Desa, dimana sudah berjalan lebih kurang 13 hari pertandingan volly ball di desa Tanjung Harapan kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu. ( Sumatera Utara)

” Mereka para oenyelenggara tidak meminta surat rekom untuk mengurus ijin keramaian.” kata salah satu perangkat Desa Tanjung Harapan.

banner 468x60

Pertandingan volley yang di ikuti oleh dua kecamatan yaitu kecamatan Pangkatan dan kecamatan Bilah Hulu, dan bertujuan sangat baik untuk menyehatan generasi muda dan menghidari kegenerasi mudah dari narkoba,

Baca Juga :  Dua Oknum Guru Cabuli 21 Murid Laki-laki Akan Dilimpahkan Ke Kejaksaan Negeri Labuhanbatu

” Tapi semua itu sangat di sayangkan mereka mengabaikan pemerintah desa dengan tidak ada surat rekom untuk mengurus surat ijin keramaian.” kata salah satu warga.

Ketika di komfirmasi lewat telepon selulernya kepala desa Tanjung Harapan mengatakan,

“Mereka belum ada yang datang kekantor untuk mengambil rekom untuk pengurusan surat ijin keramaean kepolsek bilah hilir,” ungkapnya.

 

” Apakah mereka para panitia penyelengara tidak menganggap saya ini sebagai kepala desa dan menyepelekan saya, dan kalau saya mau turnamen tersebut dapat saya tutup karena tidak mengikuti peratuan dan peraturan yang ada,” sebutnya.

Baca Juga :  Satres Polres Labuhanbatu Ungkap Kasus Penipuan Modus Luluskan Jadi Anggota Polri Dengan Dana Rp 580 Juta

Tapi kalau mereka terus begitu tidak ada ini itikad baik untuk mengikuti aturan dan peraturan yang ada,

” Saya pastikan akan saya tutup turnamen volly ball yang telah di selenggarakan panitia di desa Tanjung Harapan ini, ” tegas jelas kepala desa.

 

Warga Tanjung Harapan yang enggan namanyanya juga mendukung tindakan tegas pemerintah desa.

” Kalau mememang panitia penyelenggara turnamen volly ball perebutan piala Abdul Karim Hsb tidak menghargai pemerintah desa sebagai orang tua kita di desa ini, ya ditutup dan bubarkan aja turnamen tersebut, karena mereka tidak mengikuti aturan dan peratuan di desa ini.” tutupnya.

Baca Juga :  Demi Meningkatkan Bakat Dan Minat Siswa Ke Arah Yang Positif, SMK Pemda Rantauprapat Adakan Ekstrakulikuler

(Sarumin)

banner 468x60
error: Content is protected !!